TAHUN BARU KATA MEREKA, AKU OH AJA…
Belum lusuh tapi
memang harus diganti,
Kalender baru siap
beraksi
di dinding kamar,
ruang tamu, hingga garasi
masih terdengar
sisa-sisa suara kembang api
Juga menyimak
beranda FACEBOOK penuh status berbagi,
muhasabah diri,
hingga sibuk menyusun resolusi
Meski lelah tubuhku
mulai naik ke mata,
Berkeliling
bergabung saling bercengkerama,
Mengerti atau tidak,
tidak penting bagiku, apalagi mereka,
yang kami tahu, orang-orang
merayakan tahun baru, kamipun bisa,
Riuh tawa, bakar
ayam dan pura-pura bahagia
Perjalanan setahun
ini akan selalu kurindukan,
Sahabat berbagi
kenangan,
pengkhianat
meninggalkan pelajaran,
Juga janji manismu
para mantan,
pasti takkan
kulupakan
Semua salah kalian
sudah kumaafkan,
datang sini yuk kita
salaman.
Tak perlu ucapkan
Selamat Tahun Baru padaku,
Aku baru pulang
sementara masih tersisa tanya dalam benakku,
Apa salah ayam
hingga kalian bakar tanpa ampun di tahun baru,
Aku masih belum
tahu, pikirkanlah dan besok pagi kabari aku,
Buat kalian yang
maksa ngucapin juga,
Ya sudahlah, aku
terima,
Yuk kita sama-sama
berdoa, semoga tercapai semua doa,
Agar disegerakan
semua harap yang masih tertunda,
Aku mendoakanmu juga
kalian semua,
Apapun itu, aku
percaya hanya yang terbaik yang kalian minta.
SELAMAT TAHUN BARU,
Yang masih belum
sehat, semoga penyakitnya segera diangkat,
Yang masih belajar,
semoga segera pintar dan bergelar,
Yang masih proses
semoga segera sukses,
Yang masih jomblo, yuk
sini, kita nangis bareng
sambil makan ayam
bakar, masih ada sisa meski dikit...
oleh SantriONE di Menggala,
1 Januari 2021
NARASI - PUISI SANTRI TENTANG TAHUN BARU

0 Komentar