من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه
لا ينقص من أجر الصائم شيئا
“Orang
yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan
mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.”
(HR.
At Tirmidzi no 807, )
KAJIAN HADITS
SEDEKAH DI BULAN RAMADHAN
Kandungan
hadits
1.
Hidangan berbuka puasa cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas
air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر
على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
“Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma
basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada
maka dengan beberapa teguk air.
”(HR.
At Tirmidzi 696)
2.
Allah SWT membuka kesempatan menuai pahala besar di bulan yang penuh berkah ini.
3.
Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan. Salah satu keutamaan bersedekah
di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih
dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat
dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang
senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:
فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ
صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
“Karena
Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan
(menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.”
(Qs.
Al A’raf: 16)
4. Ramadhan adalah waktu di mana dimudahkan
hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت
أبواب النار ، وصفدت الشياطين
“Jika
datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan
dibelenggu.”
(HR.
Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)
من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه
لا ينقص من أجر الصائم شيئا
“Orang
yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan
mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.”
(HR.
At Tirmidzi no 807, )
KAJIAN HADITS
SEDEKAH DI BULAN RAMADHAN
Kandungan
hadits
1.
Hidangan berbuka puasa cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas
air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر
على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
“Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma
basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada
maka dengan beberapa teguk air.
”(HR.
At Tirmidzi 696)
2.
Allah SWT membuka kesempatan menuai pahala besar di bulan yang penuh berkah ini.
3.
Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan. Salah satu keutamaan bersedekah
di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih
dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat
dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang
senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:
فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ
صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
“Karena
Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan
(menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.”
(Qs.
Al A’raf: 16)
4. Ramadhan adalah waktu di mana dimudahkan
hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت
أبواب النار ، وصفدت الشياطين
“Jika
datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan
dibelenggu.”
(HR.
Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)

0 Komentar